Kampus Energi Terbarukan dan Prospeknya

energywatch.co.id – Dengan makin menipisnya cadangan energi fosil, manusia mulai mencari alternatif energi untuk keberlangsungan penggunaan energi. Jika tidak tersedia energi yang cukup, maka bumi bisa gelap gulita tidak ada bahan bakar untuk pengadaan listri. Maka diupayakanlah energi alternatif yang disebut energi terbarukan.

Ada banyak jenis energi terbarukan yang sudah dieksplor penggunaannya sebagai pengganti energi fosil seperti energi surya, energi biogas, energi panas bumi, energi angin dan energi pasang surut air laut. Para ilmuwan telah merumuskan energi terbarukan sebagai salah satu program studi untuk dipelajari. Hal ini bertujuan untuk menyiapkan generasi ahli energi terbarukan yang akan mengisi ruang-ruang industri dan penelitian dalam rangka penerapan energi terbarukan. Universitas tersebut di antaranya adalah:

  1. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau

Program studi energi terbarukan di kampus ini dikelompokkan dalam Fakultas Teknik dengan Konsentrasi Energi di jurusan Teknik Electro. Hal ini dimaksudkan untuk menghasilkan sarjana di bidang energi yang mampu merancang sistem energi salah satunya adalah energi terbarukan. Energi terbarukan merupakan salah satu peminatan di antara peminatan lain dalam program studi ini yaitu sistem tenaga listrik, manajemen dan konservasi energi dan kebijakan energi.

UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Tidak hanya kemampuan sistem energi yang ditekankan di program studi ini, tapi juga aspek sustainabilitas energi yang terkait dengan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup. Sehingga lulusan sarjana ini bisa memberikan solusi masalah energi dengan tetap mengedepankan aspek keberlangsungan hidup manusia di bumi. Program studi ini merupakan yang pertama ada di Indonesia ketika dibuka oleh UIN SUSKA Riau pada tahun 2010.

  1. Universitas Prasetya Mulya Tangerang 

Kampus Prasetya Mulya yang berlokasi membuka jurusan Entrepreneurial Energy Eengineering dengan program studi Energi Terbarukan yang khusus mempelajari energi alternatif non fosil ini di tahun  2018 sebagai program studi energi yang dibutuhkan untuk masa depan.

Dengan pengetahuan tambahan seperti tahapan proses pemanfaatan energi mulai dari resource management, feedstock processing, power generation hinggapower conservation, diharapkan lulusan program studi ini menjadi pakar energi yang handal dengan jiwa wirausaha yang mumpuni. Wirausaha sebagai ruh dari Kampus Prasetya Mulya selalu mempertimbangkan sisi bisnis yang selalu sigap dan tanggap terhadap setiap peluang yang muncul. Di tahun 2025 diharapkan terjadi bauran energi di Indonesia di mana 25 persennya adalah penggunaan energi terbarukan sehingga ahli di bidang ini sangat dibutuhkan keberadaannya.

Selain industri pembangkit energi, lulusan energi terbarukan akan dibutuhkan di industri padat energi lainnya di Indonesia, seperti industri petrokimia dan industry baja.

Baca Juga : Energi BioGas dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-Hari

  1. Politeknik Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Lampung

Politeknik ITERA yang berada di lampung memilki konsern untuk meghasilkan tenaga ahli energi yang khusus mempelajari energi terbarukan. Hal ini dibuktikan dengan cabang keilmuan dari program studi ini yang dikelompokkan menjadi 4 kelompok keahlian sehingga mahasiswa bisa lebih fokus memperdalam pengetahuannya, yaitu:

  • Kelompok Ahli Teknik Bio Proses yang memiliki keahlian mengkonversi energi dalam bentuk lain seperti Biomassa, Biodiesel dan Bio-Ethanol.
  • Kelompok Ahli Manajemen dan Perencanaan Energi Baru Terbarukan mempunyai bidang kajian perancangan, pengelolaan, pengoperasian dan perbaikan sistem manajemen di suatu sistem energi efektif & efisien.

Poltek Itera Lampung

  • Kelompok Ahli Teknik Angin dan Air mempunyai bidang kajian pemanfaatan pendekatan Teknik Sistem Energi yang bermanfaat untuk peningkatan kualitas, produktivitas, dan energi di bidang Fluida air dan angin.
  • Kelompok Ahli Teknik Surya mempunyai keahlian menentukan titik/tempat PV yang bisa dirubah jadi Solar Farming & gedung untuk Rooftop.

Sebagai sebuah program studi yang baru, lulusan ini memiliki banyak prospek di dunia industry terkait energi. Selain itu industry manufaktur dapat memanfaatkan pengetahuan energi terbarukan untuk memproses energi non fosil sebagai sumber energi baru yang dibutuhkan pabrik.  Berikut ini beberapa industry yang menyerap lulusan Teknik energi terbarukan:

  • Industri pengolahan dan manufaktur yang tersebar di seluruh Indonesia
  • Bidang eksplorasi energi yang mempunyai peran semakin luas mulai dari proses drilling hingga operation & maintenance
  • Bidang pengoperasian dan perawatan (Operation & maintenance) yang dibutuhkan banyak industri seperti industry manufaktur, minyak dan gas, kelistrikan dan petrokimia.
  • Bidang pembangkitan energi/pengadaan listrik yang membutuhkan para ahli di bidang pembangkitan dan mesin utama seperti turbin, pompa, kompresor, peralatan hidraulik, bollerfan/blower, dan lain-lain.
  • Jasa Profesional, ilmu & teknis, konsultasi dan desain.

Selain itu, lulusan ini bisa memiliki keahlian Teknik energi dan akan mendapat sebutan khusus seperti Ahli Teknik energi, Ahli Teknik sistem solar energi, Auditor energi, dan Ahli Teknik energi angin yang akan semakin dibutuhkan seiring dengan peningkatan penggunaan energi terbarukan di Indonesia dan dunia.

Share

You may also like...