Kekurangan Melakukan Pinjaman di Perusahaan Perbankan

Melakukan pinjaman terhadapan perusahaan perbankan disebut-sebut bukan menjadi hal sulit saat ini karena adanya rivalitas yang sengit antar perusahaan perbankan yang sangat banyak sehingga semua kemudahan terkait proses dan syarat yang diberikan ke para calon nasabah agar bisa mendapatkan pinjaman dana.  

Begitu banyak keperluan yang mesti dipenuhi namun pendapatan sebagian orang tidak sanggup untuk melunasi atau membayar itu semua. Sekarang sudah sangat banyak penawaran untuk jenis pinjaman yang dapat langsung dicarikan dari perusahaan perbankan dengan berbagai promo menarik serta kemudahan yang ditawarkan misalnya KTA atau kredit tanpa agunan.

Akan tetapi, walaupun terbilang praktis serta dapat memperoleh uang untuk jumlah yang lumayan besar dari pada meminjam uang dengan keluarga, pinjaman dana bank tersebut juga mempunyai beberapa kekurangan yang harus menjadi pertimbangan untuk kamu sebelum melakukannya. Untuk itu, simak penjelasannya berikut ini.

1. Syarat jauh lebih ketat

Kondisi ini termasuk kekurangan jika meminjam dana di bank yang dimana syarat yang diwajibkan jauh lebih ketat. Akan tetapi kondisi ini seiring perihal keamanan. Proses pinjaman dana yang aman pastinya membutuhkan syarat lebih kuat juga.

Terdapat beberapa kelengkapan dokumen yang wajib kamu persiapkan agar pengajuan pinjaman dapat diterima oleh pihak bank terkait, dokumen itu seperti :

  • Persiapkan KTP, identitas ini mesti sesuai dengan domisili kamu saat ini, apabila berbeda, kamu wajib mencantumkan dokumen keterangan dari kelurahan di tempat tinggal kamu yang sekarang.
  • Melengkapi identitas suami atau istri untuk yang sudah menikah, supaya pihak perbankan mengetahui jika pengajuan ini sudah diketahui langsung oleh kedua pihak.
  • Lampirkan buka nikah bagi yang telah menikah, supaya pihak perbankan tahu jika harta yang ada merupakan milik bersama.
  • Fotokopi kartu keluarga (KK)
  • Melampirkan slip gaji
  • Harus memiliki nomor rekening pribadi 

2. Prosesnya jauh lebih rumit

Bukan hanya syaratnya saja yang sangat ketat dengan memerlukan dokumen yang wajib dipenuhi, kekurangan lain ketika akan meminjam dana ke perusahaan perbankan yakni prosesnya tergolong rumit. Jika kamu sudah menyiapkan seluruh dokumen sebagai syarat serta seluruh data telah diverifikasi, setelah itu pihak dari bank akan segera menghubungi kamu untuk lanjut ke langkah berikutnya.

Tidak sampai disini saja, pihak bank akan melakukan pemeriksaan dan survey perihal memastikan keaslian data yang sudah kamu lampirkan, mulai dari mendatangi rumah sampai menghubungi kantor kamu.

pinjaman

3. Aset berpotensi disita apabila gagal melunasi hutang

Kita melakukan pengajuan pinjaman ke bank, kamu bakal menandatangani dan harus menyetujui akad perjanjian, dan salah satu perjanjian itu adalah soal kesepakatan jika gagal melunasi hutang atau kredit macet maka aset yang sudah dijadikan jaminan akan disita.

Hal ini berarti bank sama sekali tidak memberi toleransi apabila kamu tidak sanggup melunasi hutang sampai batas waktu yang sudah ditentukan, dengan ini kamu harus bersiap jika aset yang dimiliki akan segera disita oleh pihak bank terkait.

Seperti contoh, properti milik kamu disita sebab KPR mengalami kemacetan atau bahkan meminjam dana dengan jumlah yang besar namun menjadikan rumah sebagai jaminannya.

4. Terkena denda bila melunasi hutang lebih cepat

Ketika mengajukan pinjaman dana di bank, kamu mempunyai kewajiban untuk melunasi angsuran tiap bulannya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan, dimulai dari batas tempo pembayaran sampai total biaya yang harus dibayar.

Ketika kamu ingin melunasi angsuran hutang lebih cepat dari waktu yang sudah ditentukan, maka dari pihak bank sendiri umumnya bakal memberi denda.  Dendanya sendiri bermacam-macam, hal ini akan disesuaikan oleh kebijakan yang dibuat oleh perusahaan perbankan itu sendiri.

Kerugian, Bahaya dan Resiko jika Berhutang ke Perusahaan Perbankan, yakni :

  • Denda besar yang didapat jika tidak melunasi hutang sesuai tempo yang ditentukan
  • Pihak bank akan semakin kaya raya serta penerima dana pinjaman menjadi semakin miskin jika tidak dapat melunasi kredit yang ada
  • Dampak dari penawaran pinjaman semakin banyak tentu akan menimbulkan efek inflasi
  • Akan ada penyitaan barang jaminan yang sudah dijadikan sebagai agunan untuk memperoleh pinjaman dari bank, dan hal ini akan terjadi apabila hutang tidak bisa dilunasi serta pihak bank sama sekali tidak melihat kondisi peminjam sekalipun mengalami kebangkrutan
  • Dapat menghancurkan kesehatan finansial seseorang
  • Kemungkinan besar membuat sebagian orang melakukan tindakan gali lubang tutup lubang karena harus menanggung beban bunga yang cukup besar, yang dimana hutangnya pun tidak berkurang

Itulah ulasan mengenai kekurangan dan resiko kerugian yang didapat seseorang jika tetap melakukan pinjaman dana terhadap pihak perbankan, sebaiknya pikirkan terlebih dahulu apabila kamu benar-benar membutuhkan dana dari bank untuk suatu keperluan. Kamu bisa menimbang dan menghitung beban angsuran perbulannya jika kamu memang ingin meminjam dana tersebut, agar manfaat dari kehadiran bank dapat terealisasi dengan baik dan menghindari masalah baru di kemudian hari.

Share

You may also like...