Menelaah Mobil Listrik Dalam Aspek Kelebihan, Kekurangan, dan Kehematan Finansial

energywatch.co.id – Kembali tenarnya mobil listrik di tahun 2020 ini membuat banyak masyarakat mulai melirik dan berkeinginan untuk menggunakan teknologi tersebut. Perkembangannya mobil listrik memang lebih terlihat futuristik dan terkesan mewah, sehingga setiap orang yang melihatnya langsung terpukau berkat desain megahnya.

Pada perjalanannya mobil listrik memusatkan sumber tenaganya langsung dialirkan oleh baterai dan tidak lagi menggunakan bahan bakar minyak. Namun, hal ini memberikan banyak pertanyaan ke publik mengenai kehematan dalam menggunakan mobil listrik dan mobil bahan bakar minyak (BBM). 

Berikut Ulasan Mengenai Kehadiran Mobil Listrik.

Sistem Kerja Mobil Listrik

Kinerja mobil bahan bakar minyak (BBM) dalam menghasilkan tenaganya melalui berbagai proses pembakaran antara udara dan bahan bakar yang terjadi dalam ruang bakar atau chamber. Pada proses ini banyak bagian yang terlibat baik dari busi, pelumas, dan pendingin. Semuanya dialirkan melalui berbagai sistem untuk menggerakkan piston secara naik turun atau linear, lalu diubah menjadi memutar.

cara kerja mobil listrik

Pada mobil listrik prosesnya lebih sederhana dan keunggulannya tidak memiliki suara, karena aliran listrik didapat baterai diubah menjadi AC 3 fase dan didistribusikan ke semua roda dan mobil langsung dapat bergerak. 

Baca Juga : Mengenal Energi Listrik Panas Bumi dan Negara Penganutnya

Memiliki Torsi dan Daya yang Berbeda

Mobil BBM memiliki mekanisme yang terbilang kompleks, jadi tenaga yang dihasilkan tidak langsung memutar gerakan roda, namu lewat transmisi terlebih dahulu. Dalam hal ini mobil listrik mempunyai keunggulan, karena pendistribusian tenaga langsung ke roda dan tidak melalui berbagai bagian mesin yang kompleks pada mobil bahan bakar minyak. 

Terkait Jarak yang Ditempuh

Keterbatasan mobil listrik sekarang ini masih terkendala dengan berbagai fasilitas pendukungnya untuk dijadikan sebagai pengganti mobil BBM. Kendalanya adalah mobil listrik mempunyai rentan baterai terbatas dan hanya merek-merek tertentu yang dapat dipakai untuk berkendara jarak jauh. 

Hal inilah yang masih terus dikembangkan baik dari sisi regulasi dan fasilitasnya yang masih bertahap untuk dibangun, agar pemakaian mobil listrik dapat dengan cepat dinikmati masyarakat dunia. Jika semuanya telah disiapkan dan kebutuhan akan pasar selalu meningkat, Kehadiran mobil listrik dapat menggantikan posisi mobil bahan bakar minyak (BBM).

Fasilitas Pengisian Listrik

Berdasarkan berbagai data yang ada, stasiun pengisian listrik belum terlalu banyak seperti layaknya SPBU Pertamina yang telah memiliki jumlah sebanyak 7.455 stasiun. Dalam hal ini perbandingannya masih sangat jauh dan belum dapat sebanyak pada SPBU Pertamina, dapat dikatakan 1000:1 stasiun listrik dengan stasiun BBM di Indonesia.

fasilitas pengisian bahan bakar mobil listrik

Hal ini masih sangat wajar, karena perkembangan mobil listrik di Indonesia masih terbilang baru dan beberapa regulasinya pun masih terus dirombak dan dibuatkan agar konsumen yang menikmati mobil listrik mendapatkan fasilitas yang sama dengan mobil konvensional. Melihat hal ini untuk Kamu yang berkeinginan memiliki mobil listrik dan digunakan untuk perjalanan jauh dan bukan berada di kota besar, sementara lebih baik untuk ditunda terlebih dahulu.

Mengenai banyaknya permintaan di pasar membuat PLN merencanakan untuk membangun SPLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum) di 1000 titik tersebar di seluruh Indonesia. Apabila program tersebut berhasil dibuat dan terealisasi membuat angin segar untuk produsen mobil listrik di Indonesia mengembangkan sayapnya.

Lama Waktu Pengisian Listrik

Proses untuk mengisi listrik pada mobil listrik memang masih terbilang lama dan belum seefisien dalam pengisian bahan bakar pada mobil konvensional. Tahap pengisian baterai untuk mobil listrik membutuhkan 8 jam untuk pemakaian listrik rumahan atau level 1 dan 2. Sebenarnya ada beberapa solusi, cukup dengan 30 menit dapat mengisi daya hampir penuh sekitar 80 persen. Namun untuk hitungan waktunya masih ada beberapa orang belum bisa menanti selama itu. Hal ini masih menjadi kendala untuk efektivitas penggunaan mobil listrik terutama di Indonesia, sehingga masih butuh waktu lama agar dapat menggantikan posisi mobil bahan bakar minyak (BBM).

Melihat Dampak Lingkungannya

Pada mobil listrik sudah tidak lagi menghasilkan karbon monoksida yang tidak bagus untuk udara. Karbon monoksida dihasilkan oleh mobil yang berbahan bakar minyak (BBM) apabila selalu meningkatnya penggunaan mobil BBM di kemudian hari berpengaruh pada kualitas udara dan terjadinya kerusakan pada lapisan ozon.

Melihat hal itu beberapa produsen mobil di dunia memulai memikirkan cara untuk menunjang mobilitas masyarakat dan solusi terbaik yaitu membuat mobil listrik. Hal ini tentunya jauh lebih ramah terhadap lingkungan. 

Lantas, Seberapa Hemat dari Sisi Finansial pada Penggunaan Mobil Listrik

  1. Biaya Perjalanan Sehari-hari

Untuk Kamu yang menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan setiap hari mungkin dapat dikatakan ini menjadi jauh lebih hemat, karena jika hanya digunakan dalam kota dengan total jarak tempuh 10-15 km sehari ini membuat lebih hemat.

perjalanan menggunakan mobil listrik

Jika total perjalanan dalam 10 hari mencapai 100 km, pengguna mobil listrik dapat menghemat biaya kisaran 20 ribuan dengan pembanding harga bahan bakar minyak di harga 8 ribuan. Namun, hitungan tersebut belum termasuk kemacetan, jika dihitung macet di jalanan mobil BBM lebih boros dan mobil listrik di terhitung.

  1. Biaya Servis

Mungkin untuk mobil konvensional atau BBM pada urusan servis memang terbilang lebih murah, karena beberapa perawatan bulanannya tidak begitu membuat kantong Kamu langsung habis. Hal ini mobil BBM diunggulkan, karena banyaknya produsen yang memproduksi di Indonesia, sehingga sparepart dan bengkel tersedia banyak untuk berbagai tipe mobil.

Jika ada kerusakan harganya pun tidak begitu mahal dan disesuikan merek serta tipe mobilnya. Kalaupun kondisi mendesak yang mengharuskan servis dengan biaya sekitar 5-10 juta, Kamu bisa coba dengan pinjaman online Tunaiku yang aman dan cepat cair serta tanpa agunan.

Pada mobil listrik untuk urusan ini masih terbilang baru dan belum banyak bengkel yang bisa melakukan servis, jika terjadi kendala dan kerusakan. Jika mobil kamu mengalami kerusakan pada baterai dan mobil tidak bisa hidup, untuk ukuran mobil Tesla model 3 saja harga satu baterai mencapai 150 – 200 jutaan. 

Nah, dengan begitu untuk beberapa takaran memang mobil listrik masih banyak kelebihan, tetapi untuk kehematan dari sisi finansial dapat kamu sesuaikan dengan biaya yang dimiliki. Jika dirasa kamu memiliki mobil listrik untuk koleksi dan tidak dipakai setiap hari mungkin akan lebih tepat. Tetapi jika kamu menggunakannya untuk keseharian, kami lebih menyarankan untuk memikirkannya kembali terkait kendaraan terbaik Anda. 

 

 

Share

You may also like...