Mengenal Sumber Tenaga Listrik di Beberapa Wilayah Indonesia

energywatch.co.id – Indonesia dikenal sebagai surganya dunia, karena mempunyai keeksotisan budaya dan letak geografisnya yang menguntungkan. Tidak heran, Indonesia memiliki banyak sumber daya  yang terkandung didalamnya. Dengan memiliki kekayaan yang berlimpah, seharusnya Indonesia memiliki berbagai energi yang dapat mendorong kemajuan bangsa, terutama listrik. 

Pembangkit listrik di Indonesia memiliki ragam dan banyak jenisnya. Indonesia sebagai negara yang kaya akan berbagai sumber energi dapat memanfaatkan semuanya. Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) salah satunya menjadi energi yang berguna dan bermanfaat untuk masyarakat luas. Nah, melalui artikel ini kami akan membahas PLTA yang ada di beberapa wilayah Indonesia.

Daftar Wilayah Mempunyai PLTA di Indonesia

Listrik sekarang ini menjadi kebutuhan penting untuk menjalankan berbagai aktivitas, masyarakat sangat ketergantungan dengan ketersedian sumber listrik di Indonesia. Memasuki zaman yang serba digital dan elektronik membuat kebutuhan listrik meningkat setiap tahunnya. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk dapat memenuhinya.

Sebagai negara yang kaya akan berbagai sumber daya, tentunya Indonesia berbagai sumber energi terutama kebutuhan listrik. Di Indonesia ada namanya pembangkit listrik tenaga air atau dikenal sebagai PLTA. Nah, berikut ini daftar wilayah yang mempunyai PLTA, diantaranya sebagai berikut : 

Cirata

Tepat terletak di Jawa barat, lokasinya berada di Kecamatan Cipeundeuy, Bandung Barat, Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Cianjur. PLTA Cirata ini menjadi salah satu pembangkit listrik tenaga air terbesar di Asia Tenggara. Perusahaan listrik ini dikelola oleh anak perusahaan PLN atau Perusahaan Listrik Nasional dibawah PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB). PLTA ini mendapatkan energinya dari aliran sungai Citarum dan dibendung di Waduk Cirata. 

plta cirata

Dengan memanfaatkan aliran dari air itu mampu untuk memutar turbin dan terhubung dengan generator listrik di powerhouse yang memiliki kapasitas 1008 MW. Masing-masing generator mempunyai kemampuan menyimpan kapasitas sebanyak 126 MW dan totalnya memiliki 8 buah generator. 

Pembangkit listrik ini diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Jawa, Madura dan Bali. Tentunya pembangkit tenaga air satu ini memiliki peranan yang sangat penting untuk mencukupi segala kebutuhan masyarakat khususnya di Pulau Jawa dan Bali. Pembangkit dioperasikan sebagai speaker yang bertujuan untuk menambah daya dengan disalurkan pada transmisi 500kV di sistem Jawa-Madura-Bali.

Baca Juga : Faktor Penyebab Pertamina Mengalami Kerugian

Saguling

Sungai Citarum memiliki peranan yang penting untuk kontribusinya dalam memberikan energi untuk pembangkit listrik tenaga air. Selain PLTA Cirata, ada satu lagi PLTA Saguling yang memiliki sumber energi yang cukup besar untuk menampung beban listrik di Pulau Jawa dan Bali. Pembangkit listrik tenaga air satu ini memiliki kapasitas sebanyak 4 generator dengan masing-masing generator mempunyai 175,8 Mega Watt (MW). 

PLTA Saguling menjadi perusahaan pertama atau pioneer memasuk listrik wilayah Jawa dan Bali. Sekarang ini, PLTA satu ini tetapi dioperasikan dan menjadi pendukung untuk suplai listrik pada saat beban puncaknya. Tentunya untuk memenuhi kebutuhan Jawa dan Bali, berfungsi juga untuk mengatur frekuensi sistem dengan sistem LFC atau Load Frequency Control dan difungsikan juga untuk pengisian tegangan.

Terletak di Waduk Saguling Desa Rajamandala, Bandung Barat ini sekarang ini tidak hanya diperuntukkan untuk hanya energi dan listrik saja. Sekarang PLTA Saguling dapat dinikmati sebagai destinasi wisata dengan memanfaatkan DAS atau daerah aliran sungai sebagai wisata murah yang dapat dinikmati oleh warga sekitar. Tidak hanya itu, PLTA ini memberikan pesona hamparan alam yang sejuk, indah, dan wajib untuk dikunjungi. 

Sigura Gura

Perusahaan listrik satu ini dibangun oleh PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum terletak di Simorea, Sumatera Utara. Perusahaan listrik tenaga air menjadi satu-satunya berada di bawah tanah dan pertama di Indonesia. Kapasitas dari Siguragura ini mencapai 286 MW dan harianya hanya menyalurkan listrik sebanyak 203 MW. 

plta sigura gura

PLTA ini digerakan oleh 4 generator dan digunakan untuk kebutuhan perusahaan BUMN yang fokusnya pada peleburan tambang. 

Menariknya pada PLTA SIguragura memanfaatkan air dari danau toba dan lokasinya tepat di 200 meter di bawah tanah.  Itulah mengapa, PLTA ini mempunyai sisi keunikan tersendiri dan mempunyai kemampuan untuk suplai listrik ke perusahaan BUMN tersebut. 

Sungai Kayan

Sebenarnya ini belum ada bentuk fisiknya dan masih menjadi rancangan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia. Sebenarnya untuk konsep dan desain, PLTA ini sudah lama dilakukan studi sejak tahun 2009. Proyek ini jalan akhir tahun 2019 untuk tahap konstruksi. Letaknya di Sungai Kayan, Kalimantan Utara. Apabila proyek ini sudah jadi dan selesai, tentunya menjadi PLTA terbesar di Asia dengan kapasitas sebesar 9.000 MW. Dengan begitu, Indonesia mempunyai sumber energi listrik yang besar untuk memenuhi segala kebutuhannya. 

Nah, itulah beberapa PLTA terbesar di Indonesia dan wilayah yang mempunyai sumber energi untuk membangkitkan listrik tenaga air. Sebenarnya ada banyak PLTA tersebar seluruh Indonesia dengan berbagai fungsi dan manfaatnya. Tetapi, beberapa ulasan diatas cukup memberikan Anda gambaran bahwa bangsa Indonesia mampu untuk mandiri dan mempunyai kekayaan sumber daya yang berlimpah. 

Share

You may also like...