Smarthome dan Hemat Energi

energywatch.co.id – Perkembangan teknologi yang cepat mempengaruhi kehidupan manusia di semua aspek. Hal ini juga mempengaruhi pada gaya hidup yang semakin simple dan efektif. Salah satunya dengan mengaplikasikan teknologi pada tempat tinggal. Tujuannya selain untuk mendukung manusia dalam aktifitasnya juga sebagai support untuk penghematan energi bagi lingkungan.

Rumah yang menerapkan teknologi disebut smarthome atau home automation. Teknologi smarthome terhubung dengan Internet of Things (IoT) dengan fitur, sensor dan perangkat lainnya sehingga bisa dikendalikan dan diatur dari jarak jauh.  Sebagai bagian dari inovasi Internet of Things, smarthome diaplikasikan ke peralatan rumah tangga agar lebih efisien dan hemat energi dengan menempelkan teknologi di setiap alat dan pemasangan chip serba bisa. Beberapa perlengkapan rumah tangga yang ada di smarthome yaitu pintu/jendela, AC, lampu, TV dan sound system, detektor asap hingga kamera cctv.

Manfaat di bawah ini yang menjadi alasan smarthome mudah diterima oleh masyarakat:

  1. Serba Mudah dan Canggih

Sesuai dengan tujuan teknologi yaitu mempermudah kehidupan manusia. Begitu juga dengan teknologi yang diterapkan di smarthome.

serba canggih dengan smarthome

Memberikan kemudahan bagi penghuninya dengan menambahkan fitur-fitur di peralatan rumah tangga sehingga lebih mudah diakses dan lebih canggih hanya melalui aplikasi yang ada di handphone.

  1. Mengontrol Keadaan Rumah dari Jauh.

Dengan fitur jarak jauh Anda bisa mengontrol kondisi rumah Anda. Mungkin saja Anda lupa mematikan lampu kamar mandi. Atau anak Anda lupa mematikan AC di kamar. Jika menunggu salah seorang dari Anda pulang ke rumah, berapa biaya listrik yang harus menjadi beban akibat keteledoran ini. Akses dari jauh memberi Anda kemampuan menghidupkan atau mematikan perangkat jika Anda sedang bepergian.

  1. Keamanan

Selain cctv, smarthome mampu membantu mengamankan rumah Anda. Perangkat yang digunakan adalah pintu atau jendela. Dengan dimodifikasi, maka pintu atau jendela rumah Anda bisa diatur dan bisa memberikan informasi jika ada yang berusaha membuka paksa. Bahkan meneruskannya dalam bentuk alarm kepada Anda atau kepada pihak berwajib.

Baca Juga : Begini Cara Mendapatkan Listrik Gratis di Masa Pandemi

  1. Hanya Menggunakan Satu Perangkat

Kini peralatan rumah tangga umumnya sudah menggunakan remote control. Bayangkan berapa banyak remote control yang Anda punya? Bisa lebih dari 5 bukan?

smarthome dalam satu perangkat

Smarthome memberikan solusi atas banyaknya koleksi remote control ini. Dengan menjadikan satu dalam aplikasi, Anda bisa menggunakannya untuk semua perangkat rumah tangga di rumah Anda.

  1. Alarm Untuk Kegiatan Penting

Beberapa perangkat smarthome bisa difungsikan sebagai alarm yang siap membangunkan Anda atau mengingatkan untuk agenda tertentu. Anda cukup menyimpan data, maka pada waktunya perangkat ini seperti yang dimiliki Google Home, akan mengingatkan Anda. Waktu reminder disesuaikan dengan pengaturan Anda ketika memasukkan informasi.

  1. Ramah Lingkungan dan Hemat Energi

Smarthome akan menggunakan teknologi hemat energi. Misalnya pada air minum, dengan menggunakan teknologi Reverse Osmosis system, Anda tidak perlu menyediakan galon air minum lagi. Karena air dari keran sudah layak untuk langsung diminum.

Untuk energi listrik, penggunaan lampu hemat energi atau lampu tenaga surya bisa menghemat tagihan listrik Anda hingga 10 – 20%. Bahkan kini harga lampu hemat energi sudah cukup terjangkau. Ditambah dengan kemampuan mematikan sesuai timer yang dipasang, penghematan energi dari lampu menjadi semakin besar.

Cara lainnya adalah penggunaan aplikasi yang terhubung dengan perangkat di rumah Anda. Anda bisa mematikan atau menghidupkan dari jarak jauh. Dengan selalu melakukan kontrol terhadap perangkat rumah tangga, seperti AC dan lampu, Anda bisa berhemat dalam membayar tagihan listrik. Tidak ada lagi pemakaian sia-sia dari AC di kamar anak hanya karena anak lupa mematikannya.

 

Teknologi yang digunakan pada smarthome:

  1. Smart IR/RF Remote Control 

Teknologi ini membantu menyatukan fungsi remote control di satu perangkat.

smarthome

Dengan demikian Anda bisa memeriksa keadaan rumah Anda melalui telepon genggam Anda dan mematikannya  dengan satu aplikasi untuk semua perangkat.

  1. Door/Window Sensor

Penggunaan teknologi pada pintu atau jendela sudah mulai dikenal di dunia smarthome. Sensor pada alat ini membuat Anda tidak perlu mencari kunci untuk membuka atau mengunci pintu. Juga informasi dari aplikasi jika ada yang membuka atau menutup pintu/jendela rumah Anda. Bahkan jejak seperti tanggal dan jam dibuka atau ditutupnya disediakan di aplikasi ini.

  1. Motion Sensor

Teknologi yang sudah digunakan pada lampu. Anda bisa menghemat biaya listrik dengan mengaplikasikan motion sensor pada perangkat lampu Anda. Lampu akan otomatis padam jika Anda meninggalkan ruangan. Motion sensor akan mengenali jika ada orang dalam ruangan sehingga langsung menghidupkan perangkat yang sudah disetel pengaturannya.

Smarthome menjadi alternatif teknologi pada rumah di wilayah perkotaan. Di mana setiap perlengkapan rumah tangga sudah sedemikian canggih dan dapat dikendalikan dengan satu chip. Walaupun demikian, kecanggihan teknologi jika tidak dibarengi dengan penghematan energi yang terlihat langsung dari tagihan listrik tentu tidak menarik. Sehingga tuntutan penghematan energi menjadi syarat semakin canggihnya teknologi yang diterapkan di smarthome.

 

 

Share

You may also like...